Raja Salman Puji Indonesia Karena Toleransi Dan Harmoni Antaragama

0
240

Presiden Joko Widodo mengajak 28 tokoh perwakilan dari enam agama di Indonesia bertemu dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan ini disambut baik Raja Salman.

Dalam keterangan pers di Kementerian Luar Negeri, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menjelaskan pertemuan dengan Raja Salman mengusung topik Islam moderat, Islam Rahmatan lil Alamin.

“Siang ini di Hotel Raffles Jakarta, ada pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Raja Salman bersama 28 tokoh yang mewakili enam agama di Indonesia,” tutur Retno.

Retno menggambarkan pertemuan tadi siang penuh dengan kegembiraan. Raja Salman disebutkan sangat senang bisa datang ke Indonesia karena negara yang stabil di bidang politik dan ekonomi.

“Dan stabilitas ini tercipta karena toleransi dan harmoni antaragama,” katanya.

Raja Salman mengatakan, dialog dan komunikasi antarumat agama tercipta karena toleransi. Hal itu penting untuk memerangi radikalisme dan terorisme.

Adapun 28 tokoh tersebut terdiri dari sembilan tokoh agama Islam, empat tokoh agama Kristen Protestan, empat tokoh agama Kristen Katholik, empat tokoh agama Buddha, empat tokoh agama Hindu, dan tiga tokoh agama Konghucu.

Tokoh dari agama Islam yang hadir adalah Din Syamsuddin, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Prof. Dr. Kammarudin Amin, Prof. Dr. Alwi Shihab, Zannuba Arriffah C. Rahman (Yenny Wahid), Abdul Mufti, Masyakuri Abdillah, Komaruddin Hidayat dan Yudie Latief.

Tokoh-tokoh yang mewakili agama Kristen Protestan adalah Hanriette T. Hutabarat, Pdt. Rony Mandang, Pdt. Dr. Jacob Nahuway dan Gomar Gultom.

Dari agama Kristen Katholik hadir Mgr. Ignatius Suharyo Harjoatmojo, Mgr. Antonius Subianto Osc, Mgr. Paskalis Bruno Syukur Ofm dan Franz Magnis Suseno.

Tokoh agama Buddha yang hadir adalag S. Hartati Tjakra Murdaya, Bhikku Sri Pannyavaro, Suhadi Sanjaya dan Arif Harsono.

Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ir. Ketut Parwata, Letjen TNI Purn Putu Soekreta Soeranta dan Made Gede Erata adalah para tokoh yang mewakili agama Hindu.

Tokoh agama Konghucu yang hadir adalah Uung Sendana, Ws. Budi Santoso Tanuwibowo dan XS Djangrana.

Berikan Komentarmu