JK : Banyak Kirim TKI, Arab Saudi Kira Indonesia Negara Terbelakang

0
242

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud jangan disoroti dari berapa besar investasi yang akan ditanamkan Arab Saudi di Indonesia. Wapres JK, sapaan akrabnya, menilai kedatangan Raja Salman telah banyak berdampak positif khususnya memperbaiki citra Indonesia di mata masyarakat Arab Saudi.

“Setelah rakyat Saudi melihat ternyata Indonesia tidak seperti dibayangkan. Jangan lupa, umumnya orang Saudi itu membayangkan kita itu daerah, negara terbelakang karena yang kesana hanya TKI,” kata Wapres JK usai melepas keberangkatan Raja Salman di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Wapres JK mengakui investasi dari negara lain memang penting untuk Indonesia. Namun, kata dia, tak kalah penting dapat merubah persepsi tentang Indonesia di mata masyarakat Arab Saudi maupun negara lain.

Wapres JK mengatakan Raja Salman dan rombongan kaget setelah datang ke Jakarta melihat bahwa Indonesia tidak seperti yang dibayangkan.

“Dilihat kita bahwa ada daerah kumuh. Iya. Tapi gedung-gedung tinggi (di Jakarta) itu lebih banyak disini daripada Riyadh atau Jeddah. Jadi kita ingin mengubah dulu persepsi imagenya bahwa Indonesia ini negara yang maju sehingga jadi jangan ukur semua berapa-berapanya (investasi)” kata JK.

Wapres JK mengatakan apabila negara lain menilai Indonesia memiliki citra yang baik, maka negara-negara akan datang dengan sendirinya untuk menanamkan investasi di Tanah Air. Apalagi, kata dia, Raja Salman sendiri merasa betah dengan memutuskan tinggal di Indonesia selama sembilan hari.

“Kemudian mereka melihat Indonesia aman. Itu akan diulangi dengan kunjungan teknis mereka kesini. Itu nanti justru yang menghasilkan,” ujarnya.

Raja Salman telah melakukan sejumlah agenda selama berada di Indonesia. Hari pertama, yaitu Rabu (1/3) Sang Penjaga Dua Kota Suci melakukan pertemuan bilateral di Istana Bogor. Dalam pertemuan bilateral tersebut, Indonesia dan Arab Saudi menandatangani 11 nota kesepahaman.

Keesokan harinya, Raja Salman didampingi oleh Presiden Jokowi melaksanakan Salat Tahiyatul Masjid di Masjid Istiqlal. Setelah itu, Raja Salman menuju Istana Merdeka, Jakarta untuk menanam pohon ulin kayu dan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh agama islam di Indonesia. Setelah itu, Raja Salman dan rombongan beristirahat di Pulau Bali hingga 9 Maret mendatang setelah sebelumnya melakukan kunjungan singkat ke Brunei Darussalam.

Berikan Komentarmu