Dilantik Menjadi Duta Besar Untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya Janji Bawa Wisatawan Selandia Baru

0
291

Politikus Partai Golkar Tantowi Yahya dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar LBPP RI untuk Selandia Baru yang berkedudukan di Wellington. Tantowi dilantik bersama 16 Duta Besar lainnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/3) siang.

Ditemui usai pelantikan, Tantowi Yahya menyebutkan beberapa tantangan yang akan dihadapinya sebagai Duta Besar RI untuk Selandia Baru yang juga merangkap sebagai Duta Besar untuk Samoa dan Kerajaan Tonga tersebut. Tantangan yang akan dihadapinya, yaitu di bidang ekonomi, politik dan sosial budaya.

“Saya diminta Presiden menjalin komunikasi yang baik dengan negara-negara tersebut karena kita punya kepentingan politik yang besar di Kawasan pasifik. Bukan saja soal Papua, tapi juga isu-isu lainnya,” kata Tantowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Tantowi menyebutkan jumlah wisatawan dari Selandia Baru di Indonesia masih kecil. Dari sekitar 4,6 juta penduduk, baru sekitar 70 ribu warga dari Selandia Baru berwisata ke Indonesia setiap tahunnya. Padahal, setengah penduduk Selandia Baru merupakan mereka yang hobi berplesiran ke luar negeri.

“Sedangkan warga Selandia Baru ke China itu bisa satu juta. Kemudian ke Malaysia 300 ribu lebih, Thailand 200 ribu lebih, kita hanya 70 ribu,” katanya.

Tantowi menilai minimnya wisatawan dari Selandia Baru ke Indonesia karena masalah konektivitas. Hal ini terlihat tak adanya penerbangan langsung dari Selandia Baru ke Indonesia.

Sementara itu, pada bidang ekonomi, Tantowi diminta oleh Presiden Jokow Widodo untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dengan Selandia Baru. Selandia Baru, lanjut dia, merupakan negara yang potensial. Volume perdagangan Selandia Baru dengan dunia mencapai USD 65 miliar per tahun.

Namun, volume perdagangan dengan Indonesia baru menyentuh angka USD 1,3 miliar. Tantowi menilai angka tersebut masih kecil.

“Saya dituntut bisa menjadikan perdagangan yang signifikan dalam perspektif kita tidak minus. Jadi dari 1,3 miliar perdagangan kita dengan Selandia, 600 juta itu impor kita. Bagaimana ke depan membuat neraca ini seimbang dengan volume perdagangan yang meningkat,” katanya.

Selain itu, Tantowi mengatakan Presiden Joko Widodo juga meminta agar Selandia Baru memberikan banyak pintu beasiswa kepada Indonesia. Sebab, Selandia Baru dikenal rajin memberikan beasiswa kepada negara-negara tetangga, seperti Indonesia.

Menurut dia, pelajar dan mahasiswa Indonesia selama ini masih sedikit yang berkesempatan mengenyam pendidikan di Negeri Kiwi.

“Saya diminta membangun ini supaya lebih banyak lagi siswa kita mendapatkan kesempatan sekolah atau kuliah di sana,” tukasnya.

Berikan Komentarmu