Tak Ikuti Djarot, Ahok Bilang ‘Kalau Pakai Peci Terlalu Ganteng’

0
194

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat, tampil berpeci di lembaran surat suara pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Berbeda dengan Djarot, Ahok, sapaan Basuki memilih tak mengubah penampilannya. Kenapa?

“Kalau pakai peci terlalu ganteng,” kelakar Ahok di Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/3).

Sebelumnya, juru bicara tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot, Eva Kusuma Sundari mengatakan, seharusnya perubahan penampilan calon bukan menjadi masalah.

“Pak Djarot kan haji. Kalau itu dipakai dua alasan, satu dia memang nasionalis dan itu simbol nasionalis dan yang kedua kalau itu dimaknai sebagai muslim kita mau mengabarkan yang paling sudah menunaikan rukun Islam, Pak Djarot,” katanya saat dihubungi di Jakarta.

Politisi PDIP mengungkapkan isu agama sudah ramai menjadi perbahasan pada saat putaran pertama Pilkada DKI. Bahkan, dia mengaku, semua hal tersebut telah selesai dijawab. Sehingga penggunaan peci oleh Djarot seharusnya tidak dipermasalahkan.

“Itu Mas Djarot sendiri karena sering diminta pengajian-pengajian sekalian aja menggunakan simbol muslim. Kayak gini lho loe jual gue beli dan jangan lupa itu simbol nasionalis gak bisa dimonopoli oleh orang perorang atau paslon,” tegas Eva.

Di Pilkada DKI Jakarta putaran pertama, peci indentik pada pasangan Anies-Sandi. Sementara pasangan Ahok-Djarot justru identik dengan kemeja kotak-kotaknya. Keduanya tak mengenakan penutup kepala apapun termasuk peci yang kini dikenakan Djarot.

Berikan Komentarmu