Ketua DPR: Jangan Ada Lagi Pramuka Makan Di Tanah

0
208

Ulah para pembina dan pelatih Pramuka yang memerintahkan makan bersama di tanah tanpa menggunakan alas membuat heboh masyarakat. Foto-foto makan di tanah tanpa alas itu dengan cepat menyebar di dunia maya. Cara-cara seperti ini dianggap tidak etis.

Ketua DPR Setya Novanto bereaksi keras. “Kalau ini menurut pendapat saya, ini enggak elok. Apalagi melakukan makan di tempat rumput. ini harus diperhatikan jangan terulang kembali,” ungkap Setya Novanto di Gedung DPR, Jakarta.

Novanto mengaku sudah mendengar bahwa pembina Pramuka meminta maaf atas peristiwa tersebut. Dia hanya berharap tidak ada lagi pendidikan Pramuka dengan cara-cara tidak elok.

“Karena ini hal-hal yang tidak terpuji. Tentu tidak baik apalagi makan di atas rumput dan hal-hal yang kita lihat masalahnya kebersihan penting sekali dalam situasi sekarang ini,” kata Novanto.

Untuk diketahui, Sekretaris Kwartir cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Dadang Sudrajat telah memberikan sanksi kepada pembina, terkait kejadian peserta Pramuka makan di tanah. Sanksi yang dijatuhkan berupa sanksi tertulis.

“Sudah kami berikan sanksi tertulis, ini buat pelajaran kita semua. Terutama fungsi pengawas,” kata Dadang.

Menurut Dadang, kegiatan yang diselenggarakan pada 17-19 Maret 2017 di Pantai Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang itu diadakan dalam rangka pembinaan terhadap puluhan anggota baru Satuan Karya Wira Kartika yang terdiri dari pelajar setingkat SLTA.

Ketika itu, para anggota diminta untuk makan bersama dengan membawa tempat serta alat makan masing-masing. Tetapi kenyatannya, beberapa anggota ada yang membawa dan tidak. Terlebih banyak di antaranya makan di tenda masing-masing.

“Lalu terjadilah hukuman seperti itu. Sebenarnya itu sebagai bahan evaluasi, kenapa makan masing-masing. Jadi sisa makanan mereka dijejerin, disuruh mikir. Tapi enggak ada yang makan,” tutur Dadang.

Berikan Komentarmu