Pengakuan Kubu Ahok Beri Duit Rp 3 Juta Buat KPU Dan Bawaslu DKI

0
200

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menerima duit lebih kurang Rp 3 juta, saat bertemu dengan tim pemenangan Basuki T Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat di Hotel Novotel pada 9 Maret 2017 lalu. Kubu Ahok-Djarot berdalih uang itu merupakan honor.

Honor itu lantaran KPU dan Bawaslu DKI Jakarta diundang sebagai narasumber. Sehingga uang itu dianggap sebagai bentuk apresiasi. “Kan kita perlu memperhatikan dan menghargai kerja mereka yang telah datang dan memberikan informasi dan pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Hidayat Ace Hasan Hasbi di Jakarta.

Kegiatan mengundang KPU DKI dan Bawaslu DKI sudah beberapa kali dilakukan secara internal. Politikus Partai Golkar ini menegaskan, selama mereka bukan anggota tim pemenangan ataupun partai pengusung maka akan mendapatkan honor.

“Acara-acara yang terkait dengan melibatkan pihak luar yang tidak terkait dengan Tim Pemenangan, Parpol pendukung dan relawan, kita menghargai mereka,” tegasnya.

Maka dari itu, kata Ace, seharusnya permasalahan pemberian honor kepada dua lembaga penyelenggara pesta demokrasi tidak perlu dibesar-besarkan. “Memberikan honor kepada narasumber kan memang sudah biasa kan?” terangnya.

Berikan Komentarmu