KPK Ancam Bagi Anggota DPR Yang Bohong Dalam Sidang Kasus e-KTP Akan Di Tersangkakan

0
189

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menjerat mantan dan anggota DPR RI yang diduga memberikan keterangan palsu dalam sidangan kasus korupsi e-KTP.

“Tentunya kemungkinan itu terbuka lebar, sepanjang penyidik temukan bukti permulaan yang cukup untuk menjerat mereka,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pernyataan tersebut berkaca dari kasus Miryam S Haryani yang berbohong saat menjadi saksi dalam sidang e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Baca: Elza Syarief Mengaku Ditanya Soal Nazaruddin Hingga Miryam Dalam Kasus e-KTP

Baca: Jadi Tersangka, Ketua Fraksi Hanura Yakin Miryam Sabar Ikuti Proses Hukum di KPK

Baca: Doa Gede Pasek Untuk Miryam yang Kini Menyandang Status Tersangka Di KPK

Atas tindakan Miryam, akhirnya KPK menetapkan politikus Hanura tersebut sebagai tersangka.

“Kami ingatkan para saksi yang akan hadir di dipersidangan untuk bicara yang sebener-benarnya,” kata Febri.

Untuk diketahui ‎sejumlah anggota DPR sebelumnya sudah dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Mereka yakni Chairuman Harahap, Ganjar Pranowo, Teguh Juwarno, Taufik Efendi, Khatibul Umam Wiranu, Miryam S Haryani.

Kemudian Agun Gunanjar, Melchias Markus Mekeng, Jafar Hapsah.

Dari anggota DPR di atas, hanya Jafar yang mengakui menerima uang meski menyebut uang itu bukan dari e-KTP.

Berikan Komentarmu