Ahok Minta Saksi Di TPS Ikut Bantu Melawan Fitnah

0
208

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama memberikan pengarahan kepada saksi di tempat pemungutan suara (TPS) dari PDI Perjuangan. Di mana pembekalan ini disampaikan di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengharapkan, saksi tidak hanya bekerja saat pencoblosan pada 19 April 2017 mendatang. Tetapi mereka mulai aktif memberikan edukasi dan pencerahan kepada warga terkait isu miring yang menerpa dirinya.

“Kami minta kepada para saksi, bantu kami melawan fitnah. Misalnya saya hanya bilang saya enggak mau di Jakarta ada rumah jelek, tetapi diterjemahkan saya mau gusur,” katanya saat memberikan pengarahan di JIEXPO Kemayoran.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, pihaknya tengah membuat Pasukan Merah yang memiliki tugas utama memperbaiki rumah warga tidak mampu. Di mana nantinya mereka yang bekerja adalah warga sekitar belum bekerja.

Selain itu, dia menambahkan, para saksi untuk menjadi pemerhati warga sekitar agar ada laporan ketika warga yang belum mendapatkan KJP dan KJS. Sehingga, dia meminta para saksi benar-benar memperhatikan jalannya pencoblosan.

“Kalau pas penghitungan, harus dilihat lubangnya di mana. Nanti nomor 2 malah dibilang nomor 3 lagi,” terang Ahok.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, ada 9.600 saksi yang diberi pengarahan hari ini. Hasto mengatakan, para saksi merupakan ujung tombak pemenangan Ahok dan Djarot. Hasto meminta saksi untuk terus kompak.

“Saksi merupakan barisan terdepan untuk mengamankan suara rakyat,” tutupnya.

Berikan Komentarmu