Banyak Karangan Bunga Hilang Dicuri, Anak Buah Ahok Lapor Polisi

0
141

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku banyak karangan bunga untuk Basuki T Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat hilang dicuri bahkan dirusak. Masalah ini telah mereka laporkan ke Polsek Gambir, Jakarta Pusat.

“Itu dirusak semua sepanjang Monas (Monumen Nasional), enggak tau siapa oknumnya. Ada yang dicuri juga, tapi sudah kita serahkan ke Polsek Gambir,” kata Kepala Biro Umum DKI Jakarta Agustino di Jakarta.

Selain hilang dicuri, kasus pembakaran karangan bunga diduga dilakukan para buruh juga diserahkan ke pihak kepolisian. Belum diketahui jumlah pasti berapa karangan bunga dibakar saat buruh menggelar aksi MayDay.

“Paling banyak 15, engga banyak. Karena pas diletakan dibakar itu sterofoam kan cepat membesar,” ujarnya.

Sebagai anak buah, dia mengaku hanya menjalankan perintah Ahok. Sehingga karangan bunga telah masuk lebih awal akan digantikan dengan baru dan dipindahkan ke Monas.

“Yang penting dari dalam kita keluar. Kita enggak hitung jumlahnya,” jelasnya.

Kiriman bunga buat Ahok-Djarot masih mengalir. Namun, intensitas pengiriman bunga mulai menurun. Agustino mengatakan, karangan bunga sudah berada di Balai Kota dan Monas pada pukul 08.00 WIB mencapai 5.016 buah. Sedangkan pada siang harinya, pukul 14.00 WIB, warga tetap mengirimkan sejumlah 56 buah.

“Hari ini 5.016 karangan bungan jam delapan pagi. Terus jam dua siang tadi 5.072. Dikit sekali kok. Dari kemarin juga datengnya dikit. Sekarang juga enggak terlalu banyak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, selain karangan bungan pasangan petahana ini juga mendapatkan beberapa pot beserta bunga. Namun jumlahnya tidak terlalu banyak seperti karangan bunga. Sebab kebanyakan warga mengirimkannya secara mendadak.

“Dalam pot itu accidental enggak terus-terusan cuma beberapa enggak kaya karangan bunga. Itu mah enggak banyak,” terangnya.

Berikan Komentarmu