Ini Alasan Kenapa Ahok & Djarot Tidak Hadiri Penetapan Pemenang Pilgub DKI

0
134

Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta petahana nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat kompak tidak hadir dalam acara penetapan pemenang Pilgub DKI Jakarta periode 2017-2022 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya Nomor 15, Paseban, Jakarta Pusat. Saat dikonfirmasi oleh awak media terkait ketidakhadirannya, Ahok terkesan pasrah dengan hasil penghitungan dari KPUD DKI Jakarta.

“Ya kita kerja, kan kita sudah terima (kalah). Kita sudah terima dari semula kan sudah enggak masalah,” kata Ahok, di Kawasan Taman Menteng, Jakarta Pusat.

Berbeda dengan Ahok yang sudah pasrah dengan hasil Pilgub DKI, Djarot mengatakan ketidakhadirannya disebabkan ada acara lain yang harus di hadiri.

“Saya nanti ada acara di Ciganjur, saya akan salat Jumat di pesantren Pak Said Aqil, jadi nggak bisa datang,” kata Djarot saat ditemui di Jakarta Islamic Center Convention Hall, Koja, Jakarta Utara.

Diketahui, KPUD DKI Jakarta telah menetapkan pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2017-2022.

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, calon gubernur Anies Baswedan dan Calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno ditetapkan sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur terpilih. Kita ucapkan selamat, semoga beliau amanah,” kata Ketua KPU DKI Sumarno di kantor KPU Jakarta.

Perolehan suara pada putaran kedua Pilgub DKI diraih pasangan calon nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan 3.240.987 atau 57,96 persen.

Adapun pasangan nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat memperoleh 2.350.366 atau 42,04 persen.

Berikan Komentarmu