Presiden Jokowi Ke Petani: Kalau Untung Jangan Beli Mobil, Naik Haji Boleh

0
282

Presiden Joko Widodo membuka pembukaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Seperti biasanya, dia meminta sejumlah petani yang hadir untuk naik ke atas panggung.

Jokowi meminta tiga perwakilan petani naik ke atas panggung untuk menceritakan bagaimana kondisi perkebunan kakao di daerah masing-masing. Semua petani kakao mayoritas mengeluhkan soal hama kemudian bibit yang masih kurang.

Ikhwan misalnya, petani asal Gorontalo ini mengaku sebelumnya harga kakao hanya Rp 2.500 per kilogram. Sekarang sudah meningkat menjadi Rp 35.000 per kilogram. Mendengar pengakuan Ikhwan, Jokowi sempat kaget.

“Yang benar kamu bilang harga segitu, mahal sekali, saya senang,” tanya Jokowi.

“Benar pak, benar, harga kakao sekarang tempat kami sudah mahal, petani senang. Bahkan ada di antara petani kami ada yang sudah beli mobil mewah dan bangun rumah,” sambung Ikhwan.

Mendengar cerita Ikhwan ada petani membeli mobil, Jokowi memberikan masukan. Menurut dia, petani harus pandai menggunakan keuntungan mereka. Misalnya dengan memperluas lahan produksi, agar lebih banyak mendapatkan hasilnya.

“Jangan beli mobil dulu kalau untung banyak, kalau naik haji boleh. Tetapi perluas lahan produksinya, karena kakao masih sangat kurang, sedangkan permintaan banyak,” imbuh Jokowi.

Petani dari Kabupaten Kerong, Provinsi Papua, juga mengeluhkan banyaknya hama yang menyerang kakao sehingga banyak tanaman gagal panen. Dia meminta pemerintah membantu cara mengatasi hama, sehingga lahan kakao yang ada di Papua sebanyak 11 ribu hektar bisa terus berkembang. Saat ini, kata dia, harga jual sekarang mencapai Rp 19 ribu per kilogramnya.

“Kalau soal hama, nanti Menteri Pertanian urusannya, bukan Presiden. Yang butuh bibit, saya perintahkan Menteri Pertanian untuk segera membantunya,” pinta Jokowi.

Sebelumnya sempat ada insiden kecil saat Jokowi meminta tiga perwakilan petani naik ke panggung. Sebab, ternyata ada satu orang yang ngotot ingin naik dan sempat diadang Paspampres. Mereka sempat tarik menarik, rupanya diketahui Presiden Jokowi.

“Kenapa itu, kok mau berkelahi dengan Paspampres, ke sini naik aja, sudah dibilang 3 orang, ya dah 4 orang, terus naik,” seloroh Jokowi dari mimbar pidatonya. Paspampres pun melepaskan dan langsung memberikan jalan ke petani untuk naik ke atas panggung.

Setelah menjelaskan mengenai kakao di daerah masing-masing. Seperti biasa, Jokowi memberikan hadiah sepeda kepada 4 perwakilan petani di Penas KTNA XV di Banda Aceh.

Berikan Komentarmu