Wapres Jusuf Kalla Sebut Hubungannya Dengan Jokowi Masih Baik

0
121

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan hubungan dirinya dengan Presiden Joko Widodo sangat baik. Dia membantah tudingan beredar bahwa keduanya sedang tidak harmonis.

“Hubungan saya dengan Presiden itu kan seperti juga yang disampaikan oleh menteri baik-baik saja, baik sekali. Hari ini saja, saya makan sama-sama dua kali, rapat hanya ngomong berdua tiga empat jam, hadiri acara dua kali di Istana Bogor lagi,” ungkap Wapres JK saat memberikan keterangan pers di Rumah Dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta.

Wapres JK malah mengaku heran banyaknya spekulasi terkait keretakan hubungan keduanya. Menurut dia, spekulasi itu muncul akibat Pilgub DKI Jakarta. “Ini akibat Pilkada kan,” ucapnya.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini menegaskan, tidak tahu apakah pilihannya dengan pilihan Presiden Jokowi berbeda di Pilgub DKI Jakarta. Keduanya juga tidak pernah menyinggung siapa calon terbaik untuk menjadi kepala daerah.

“Saya tidak pernah membicarakan secara khusus dan tidak pernah mengambil keputusan tentang siapa calon yang patut dipilih atau tidak, tidak pernah. Mau gubernur, bupati, wali kota, tidak pernah, termasuk DKI,” tegasnya.

Dalam kontestasi Pilkada, kata Wapres JK, setiap warga negara mempunyai hak untuk memilih. Meskipun menjabat sebagai orang nomor dua di Tanah Air, Wapres JK punya hak untuk memilih calon yang berbeda dengan pilihan Kepala Negara.

“Karena hak warga negara yang dipakai, nah bahwa itu kemudian berbeda (dengan Presiden) saya tidak tahu karena yang saya tahu cuma apa yang saya pilih kan,” tuturnya.

“Anda mengatakan berbeda kenapa Anda tahu berbeda, bisa saja tidak berbeda kan. Kenapa semua orang mengatakan berbeda? Dari mana Anda tahu berbeda? Kenapa tahu?” sambung dia.

Wapres JK melanjutkan, bergulirnya isu beda pilihan dengan Presiden Jokowi di Pilgub DKI dipicu pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Zulkifli menyebut, Wapres JK mengintervensi Pilgub DKI dengan mengusulkan Anies Baswedan sebagai Calon Gubernur DKI.

“Kalau saya memang enggak bilang, itu pak Zul pula yang buka itu. Kita semua punya hak untuk bebas rahasia kan, tidak pernah. Yang buka Zul, ya kenapa buka enggak tahu juga, dengan kata intervensi lagi sehingga saya katakan enggak perlu intervensi orang bahwa dia seperti itu,” pungkasnya.

Berikan Komentarmu