Waketum PAN: Kenaikan Dana Parpol Untuk Cetak Kader Terbaik Bangsa

0
112

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengapresiasi kenaikan dana bantuan bagi partai politik dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per-suara. Menurut dia, kenaikan ini sangat baik untuk kepentingan kaderisasi di internal partai.

Meningkatnya dana bantuan bagi partai itu diharapkan dapat mencetak kader terbaik untuk menjadi pemimpin di masa depan, kata Taufik di Gedung Nusantara II, Jakarta, Kamis.

“DPR mengapresiasi kepada pemerintah atas rencana kenaikan dana bantuan tersebut, karena penting untuk pendidikan politik yang menjadi pilar demokrasi,” katanya.

Wakil Ketua Umum PAN ini mengatakan, langkah menaikkan banpol itu merupakan respon positif pemerintah terhadap aspirasi partai meskipun tidak sesuai keinginan yaitu dinaikkan menjadi Rp 1.000 per-suara.

Dia mengingatkan, banpol diperuntukkan bagi pendidikan politik, bukan membuat atribut politik sehingga penggunaannya harus selektif.

“Setiap parpol diharapkan mampu menghasilkan kader bangsa melalui banpol tersebut bukan untuk membeli kaos dan stiker karena pasti kurang dana tersebut,” ujarnya.

Taufik mengakui, keinginan parpol adalah menaikkan banpol menjadi Rp 5.000 per-suara, namun hanya disetujui pemerintah hanya Rp 1.000 per-suara.

Dia memahami hal itu karena harus melihat posisi keuangan negara untuk membiayainya, yang jumlahnya tidak sedikit.

“Awalnya Rp 5.000 per-suara yang diusulkan parpol namun ini titik proporsional. Pemerintah bisa menambah tapi keterbatasan anggaran yang ini faktor penting, pemerintah baru mampu Rp 1.000,” katanya.

Dia mengatakan, sebenarnya kenaikan banpol itu pernah terjadi ketika era Presiden ke-VI Susilo Bambang Yudhoyono, namun karena krisis keuangan di tahun 2008 maka nilai bantuannya diturunkan.

Taufik tetap mengapresiasi kenaikan banpol itu dan Kementerian Keuangan pasti telah melakukan kajian dengan segala aspek sebelum menentukan besaran kenaikannya.

Berikan Komentarmu