Presiden Jokowi Minta Gubernur Aceh Fokus Kembangkan Sektor Unggulan

0
170

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang diberikan pengakuan dan penghormatan dari negara sebagai daerah istimewa dan sekaligus mendapatkan otonomi khusus. Lewat status tersebut, Jokowi berharap dapat dimanfaatkan untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat Serambi Mekkah.

Jokowi mengatakan berdasarkan data yang dimiliki olehnya, pertumbuhan ekonomi di Aceh pada kuartal I tahun 2017 tercatat 2,87 persen. Ini masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional yang pada kuartal I tahun 2017 tumbuh 5,01 persen.

Oleh sebab itu, Jokowi mengingatkan Gubernur, Wakil Gubernur dan seluruh jajaran Pemprov Aceh memiliki sebuah pekerjaan rumah yang besar. Dan harus mampu mengelola, serta memanfaatkan seluruh potensi keunggulan Aceh agar dapat mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan kesejahteraan bagi rakyat Aceh.

“Dengan modal kekayaan alam dan potensi yang dimiliki Aceh, saya yakin kita akan dapat membuat pembangunan antar daerah antar wilayah di Aceh tersebar secara merata dan mampu menekan jumlah pengangguran terbuka di Aceh yang saat ini 7,93 persen,” kata Jokowi dalam rapat terbatas membahas evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional di Provinsi Aceh, Kantor Presiden.

Jokowi meminta agar Gubernur dan Wakil Gubernur lebih fokus untuk pengembangan sektor-sektor unggulan serta sektor industri pertanian dan pengolahan dan dalam pengembangan sektor-sektor unggulan.

“Jangan lupa melakukan integrasi antar sektor hilirisasi industri dan juga penyiapan SDM,” ujarnya.

Untuk menopang sektor unggulan, Jokowi menegaskan pemerintah pusat akan mempercepat proyek-proyek infrastruktur di Aceh mulai dari pembangunan beberapa bendungan, pembangunan pembangkit tenaga listrik, sampai dengan percepatan pembangunan infrastruktur untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Lhokseumawe.

Dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Negara juga mengingatkan agar upaya-upaya pembangunan di Aceh harus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, nilai-nilai kearifan lokal serta mampu mendorong partisipasi dan keterlibatan warga Aceh dalam memajukan daerah.

Berikan Komentarmu