Jusuf Kalla: Jangan Ambil Keuntungan Terlewat Besar Dalam Bisnis Beras

0
173

Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara mengenai dugaan praktik curang pengemasan beras oleh PT Indo Beras Unggul (IBU). JK mengatakan perusahaan tersebut harus ditindak jika memang terbukti melanggar aturan.

“Ya memang soal beras di Bekasi itu tentu harus cermat, harus betul-betul sesuai dengan aturan. Kalau memang melanggar, ya ambil tindakan,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

JK menegaskan kasus dugaan curang pengemasan beras itu tidak boleh mengganggu penyaluran beras di Tanah Air. Khusus untuk perusahaan, mantan Ketum Partai Golkar ini mengingatkan agar tak mengambil keuntungan berlebihan dari bisnis beras.

“Jangan ada yang mengambil keuntungan terlewat besar dalam bisnis ini. Membeli beras dari petani itu kan sah-sah saja kan, penggilingan juga sah-sah juga,” ucapnya.

JK menambahkan, sebetulnya sudah ada tata niaga beras yang berlaku di Tanah Air. Yakni jika harga jual beras di pasar tinggi maka Bulog harus melakukan operasi pasar.

“Kalau harga beras lebih rendah, maka Bulog harus membeli. Itu kebijakannya, tata niaganya di situ,” tutupnya.

Untuk diketahui, polisi mengamankan 1.161 ton beras milik PT IBU karena diduga kualitasnya dimanipulasi. Pelaku diancan hukuman 5 tahun penjara, sebagaimana diatur dalam pasal 382 bis KUHP dan pasal 141 UU 18 tahun 2012 tentang Pangan serta pasal 62 UU nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Berikan Komentarmu