Presiden PKS Minta Pemerintah Lebih Aktif Bantu Rohingya

0
160

Aksi bela rohingya 169 yang digelar di depan Patung Kuda Jakarta Pusat berlangsung aman dan damai. Aksi ini digelar sebagai salah satu dorongan kepada pemerintah untuk terus melakukan upaya menolong etnis Rohingya yang tertindas di negaranya sendiri.

“Ya tentu jelas sekali untuk mengekspresikan hubungan kita ke masyarakat rohingya. Yang kedua kita mendorong pemerintah Indonesia dan seluruh lembaga-lembaga internasional untuk punya perhatian yang sama kepada Rohingya dan tentu memberikan hak-hak rohingya terutama secara kewarganegaraan kita ingin itu,” kata Presiden PKS Sohibul Iman di lokasi.

Meski pun pemerintah juga telah melakukan upaya dalam membantu etnis rohingya yang tertindas. Namun, Indonesia masih banyak mendapatkan sindiran dari dunia internasional. Sebab, Indonesia merupakan negara muslim terbesar se-Asean seharusnya dapat memiliki peran yang lebih besar dalam rangka membantu Rohingya.

“Sudah, sudah pemerintah sudah melakukan banyak hal. Tapi ya seperti ada sindiran dari dunia internasional jadi ukuran indonesia ini tidak mencerminkan ukuran Indonesia. Jadi ukurannya besar, ukurannya anak kecil gitu. Nah ini kita minta pemerintah Indonesia untuk ya memberikan peran yang lebih besar sesuai dengan size Indonesia negara terbesar di Asean dan negara muslim terbesar,” ujar Sohibul.

Untuk segi diplomasi, Sohibul mengusulkan pemerintah untuk mengambil sejumlah langkah.
“Pertama diplomasi langsung bilateral dengan Myanmar, yang kedua melalui lembaga-lembaga multilateral Asean, PBB itu harus segera dikonsolidasikan oleh Indonesia. peran aktif kayak Sukarno dulu supaya memberikan dukungan,” katanya.

Sementara itu, dia juga merasa senang diselenggarakannya aksi bela Rohingya. Sebab, masyarakat begitu antusias mengikutinya. “Ini karena seluruh masyarakat antusias.

“Alhamdullilah ya kita sangat senang sekali ternyata keterlibatan seluruh masyarakat baik itu ormas, kami sangat senang,” tuturnya.

Berikan Komentarmu