Abraham Samad Jelang Pilpres 2019, Blak-blakan Dirayu 2 Parpol

0
109
Abraham Samad
Abraham Samad

Hidup NKRI – Ketua KPK periode 2011-2015, Abraham Samad mengaku adanya beberapa partai politik yang menggajak diri nya untuk masuk ke partai di pemilu pilpres 2019 yang akan datang.

Abraham Samad Jelang Pilpres 2019, Blak-blakan Dirayu 2 Parpol

Jelang Pilpres 2019, Abraham Samad Blak-blakan Dirayu 2 Parpol
“Kalau saya bilang tidak ada (parpol yang melobi) berarti saya dusta, enggak boleh dusta. Maka saya harus katakan ada. Partai menengah, ada dua,” kata Abraham, di sela acara ‘Abraham Samad Bicara Arah Bangsa ke Depan’, di Resto Pelem Golek, Sleman, Minggu (15/4/2018) malam.

Tapi ketika di tanya ingin atau tidak nya Abraham samad maju kepemilihan pilpres atau tidak ia tidak menjawab tidak. “Janganlah.. ada partai pemerintah, ada partai oposisi,” jawab Abraham.

Baca juga : Situs judi online terpercaya 69qiuqiu

Abraham mengaku belum mengiyakan atau menolak ajakan parpol itu untuk bersedia diusung dalam Pilpres 2019. Namun dia menyiratkan siap jika amanah benar-benar datang kepada dirinya.

“Jadi saya gak mau terjebak situasi, saya paham betul saya bukan orang parpol, jadi rasa-rasanya mungkin agak berat jika dibandingkan kalau saya sebagai orang parpol,” jelasnya.

Hasil gambar untuk Abraham Samad“Tapi saya juga harus melakukan ikhtiar politik untuk mempersiapkan diri, jangan-jangan nanti suatu ketika ada amanah yang diberikan untuk saya dari rakyat, maka itu jadi kewajiban konstitusi saya untuk melaksanakan,” jelasnya.

“Apapun amanah itu, termasuk amanah untuk menjadi wakil presiden, presiden, atau jadi ketua KPK lagi…. atau wartawan,” sambungnya yang diakhir ucapannya sedikit berseloroh.

Kunjungi Juga Situs Judi Online : 69qiuqiu

Nama Abraham sempat muncul dalam survei capres dan cawapres Pilpres 2019 yang dirilis KedaiKOPI pada 14 April 2018. Untuk posisi capres, hasil survei dia berada di nomor 7.

Sedangkan posisi cawapres, Abraham berada di nomor 5 di bawah Gatot Nurmantyo, Agus Harimurti Yudhoyono, Anies Baswedan, dan TGB Zainul Majdi.

Berikan Komentarmu