Jambret Spesialis Bule di Kuta Ditangkap

0
74
Spesialis
Spesialis

Usai sudah cerita kejahatan Made Roy (44) penjambret kawakan di Kuta, Bali. Pelaku jambret spesialis wisatawan asing ini ditangkap usai beraksi, di Seminyak, kecamatan Kuta, Bali.

Tim opsnal Polsek Kuta bersama dengan Pam swakarsa Seminyak melaksanakan atensi jambret. Saat patroli berlangsung, petugas mendapat informasi ada peristiwa jambret yang dialami Margaretha Den Ouden, warga negara Belanda.

Hasil gambar untuk Jambret Spesialis Bule di Kuta Ditangkap

Dengan ciri-ciri yang diperoleh dari masyarakat petugas melakukan pengejaran terhadap pengendara motor DK 6216 AAE. Pelaku sempat melakukan perlawanan saat akan diamankan.

“Pada saat pelaku diamankan ke pos Basangkasa datang massa banyak dan menghakimi pelaku hingga babak belur,” kata Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya, saat gelar perkara di monumen bom Bali, Ground Zero, Legian, Senin (23/4/2018).

Saat diamankan, pelaku membuang barang bukti di pinggir jalan. Setelah dicek ternyata petugas menemukan sejumlah lembaran uang asing dan handphone merk iphone7 di dalam jok depan motor. Diduga uang dan smartphone tersebut hasil kejahatan.

Pelaku juga diketahui kerap berkeliling di seputaran Seminyak. Dengan ciri-ciri menggunakan helm serobong, jaket hitam, juga menggunakan masker dan membawa tas ransel.

Kunjungi Juga : 69QiuQiu Situs Judi Online Terpercaya

“Dugaannya plat nomornya (motor pelaku) palsu karena anggota juga menemukan sepasang plat motor dengan nomor DK 5026 IF,” tegas mantan kasat reskrim Polres Klungkung ini.

Pelaku ditengarai merupakan jambret Spesialis kawakan yang sudah berulang kali beraksi di seputaran objek wisata Kuta, Seminyak dan Legian. Selain korban WN Belanda ini polsek Kuta juga mendapat 11 laporan kasus penjambretan dengan korbannya semua wisatawan asing.

“Pelaku pemain lama. Ia juga residivis jambret dan pernah diamankan pada tahun 2015. Saat itu dia ngaku menjambret karena butuh uang untuk menjadi calon kepala desa,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Berikan Komentarmu