Kilas Balik Amien Rais Sindir Jokowi Ngibul

0
97
Amien
Amien

Politikus senior PAN Amien Rais mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo(Jokowi). Kali ini, ia mengatakan Jokowi merusak negara.

Amien menyatakan tahun depan Indonesia harus ganti presiden. Alasannya, ia menilai presiden saat ini tak bisa lagi memikul amanat dan sumber daya alam banyak digotong ke luar negeri.

Hasil gambar untuk amien rais

“Saya kira semua di sini seiya sekata. Bahwa kita di tahun depan memang harus sudah mengganti presiden. Alasannya, karena tidak bisa memikul amanat, jadi utang, sudah melampaui akal sehat, kemudian juga sumber daya alam kita sebagian besar digotong ke luar negeri, sisanya baru dibagi ke rakyat miskin. Sementara minyak, gas, kayu, semua itu diabdikan ke kepentingan asing,” kata Amien saat memberi ceramah di acara ‘Tausiyah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca Jokowi’ di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Sabtu

Ia juga menyoroti kasus tenaga kerja asing yang ramai di beberapa proyek. Selain itu, bertambahnya utang pemerintah juga dikritik.

Kunjungi Juga : 69QiuQiu Situs Judi Online Terpercaya

“Nah imam besar juga mengatakan, ‘Kita prihatin, 10 juta buka lapangan kerja, ternyata untuk tenaga kerja China. Kemudian tidak nambah utang, (tapi) malah utang makin tidak masuk akal.’ Biasanya kalau seorang pemimpin kalau mau jatuh itu bergerak dari keliru, salah, blunder, gitu seterusnya,” tutur Amien, yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Persaudaraan Alumni 212.

Tak hanya sekali, sebelumnya juga pernah melontarkan kritik ke pemerintah belakangan ini. Sindiran tersebut mulai dari program Jokowi bagi-bagi sertifikat tanah yang dituding ngibul alias bohong, 74% lahan di Indonesia dikuasai segelintir orang, hingga undang-undang (UU) migas (minyak dan gas) yang dinilai pro asing.

Tudingan ngibul terhadap program sertifikasi lahan disampaikannya saat menjadi pembicara dalam diskusi ‘Bandung Informal Meeting’ yang digelar di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Bandung, 18 Maret 2018 lalu.

“Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?” kata Amien saat menjadi pembicara dalam diskusi ‘Bandung Informal Meeting’ yang digelar di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu (18/3/2018).

Sementara pernyataan ‘bangsa pekok’ yang dilontarkan Amien Rais terkait UU Migas disampaikannya saat mengisi ceramah di Masjid Muthohirin Yogyakarta, Kamis (10/5/2018) malam lalu.

Berikan Komentarmu