Pengunjung Kota Tua Buang Sampah Sembarangan

0
91
Kota Tua
Kota Tua

Padatnya pengunjung Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, di hari libur Lebaran ini menimbulkan pemandangan tak sedap. Sampah berserakan di area wisata itu.

Meski pengelola kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, sudah menyiapkan banyak tempat sampah, nampaknya kesadaran pengunjung soal kebersihan belum terlihat. Sore ini, banyak sampah bertebaran di Kota Tua.

Pantauan, Minggu (17/6/2018) pukul 18.00 WIB, di sepanjang jalan di kawasan Kota Tua, sampah tampak berserakan. Berserakannya sampah terlihat di titik pusat area wisata, yakni Taman Fatahillah.

Sampah berasal dari pengunjung kawasan tersebut. Sampah-sampah tersebut didominasi oleh sampah plastik, botol minuman, hingga sampah kemasan.

Kunjungi Juga : 69QiuQiu Situs Judi Online Terpercaya

Padahal, tempat sampah sudah disediakan di berbagai titik di area tersebut. Hampir setiap satu meter, detikcom menemukan tempat sampah di kawasan itu.

Satuan petugas (Satgas) Kota Tua, juga seringkali mengingatkan pengunjung untuk tak membuang sampah di sembarang tempat. Namun, sayangnya imbauan petugas seperti tak diindahkan para pengunjung Kawasan Kota Tua.

“Bapak ibu, tolong sampahnya jangan dibuang sembarangan. Buang sampah di tempat sampah yang sudah disediakan,” ucap salah satu Satgas melalui pengeras suara.

Salah seorang pengunjung, Isti, juga mengaku merasa terganggu dengan sampah-sampah yang berserakan. Sampah yang berserakan tersebut, menurutnya, mengganggu pemandangan di area wisata itu.

“Iya. Sampahnya di mana-mana. Orang pada buang sembarangan. Padahal tempat sampah banyak, tapi kayak nggak mau gerak buat buang sampah,” keluhnya.

Salah seorang petugas kebersihan dari UPK Kawasan Kota Tua, Bambang Hadi, mengungkapkan, kebiasaan buruk para pengunjung itu memang sangat sulit dihilangkan. Meski imbauan terus diberikan, pengunjung tetap tidak peduli.

Ini mereka (pengunjung) kalau diimbau kaya orang kena setrum. Kaget. Setelah udah nggak ada petugas lagi, buang sampahnya ya di sembarang lagi,” ujarnya.

Bambang mengungkapkan, di masa libur lebaran ini, petugas kebersihan yang dikerahkan hanya berjumlah 35 orang. 35 orang itu, katanya, dibagi menjadi tiga shift.

“Jadi tiap shift 10 orang,” kata Bambang.

Meski hanya 10 orang, ia mengaku tak merasa kewalahan membersihkan kawasan ini. Hanya saja, ia mengatakan petugas tidak bisa terus memantau sampah setiap waktu.

“Nggak kewalahan sih. Ini juga nanti kalau udah tutup steril. Sampah-sampah dibersihin. Tapi ya kalau pas ramai gini susah. Satu rombongan kita ingetin, jangan buang sampah. Tiga rombongan lagi dateng buang sampah sembarangan,” pungkasnya.

Berikan Komentarmu