Kalah 4 Kali di Pulau Jawa, PDIP Hanya Genggam Jateng

0
94
PDIP
PDIP

Kekalahan demi kekalahan Pilgub di Pulau Jawa ditelan oleh PDIP. Setelah kalah di DKI Jakarta dan Banten pada Pilkada 2017, kini daerah yang ‘dipegang’ PDIP tersisa Jawa Tengah.

Pada Pilkada 2017 silam, mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di pilgub DKI. Hasilnya, pasangan tersebut kalah di putaran kedua oleh Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Kunjungi Juga : 69QiuQiu Situs Judi Online Terpercaya

Masih pada 2017, mengusung Rano Karno-Embay Mulya Syarief di Pilgub Banten. Pasangan itu dikalahkan oleh Wahidin-Andika Hazrumy.

Pada Pilkada 2018, 3 provinsi lain di Jawa memilih pemimpin barunya. Tiga daerah itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Berdasarkan hasil quick count, PDIP kalah di 2 daerah dan hanya merasakan kemenangan di Jateng.

Pasangan yang diusung PDIP di Pilgub Jabar adalah Tb Hasanuddin-Anton Charliyan. Quick count berbagai lembaga menunjukkan pasangan itu ada di urutan buncit.

Di Pilgub Jatim, PDIP mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno. Berdasarkan hasil quick count, pasangan tersebut kalah dari Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Kemenangan hanya dirasakan di Pilgub Jateng. Ganjar Pranowo-Taj Yasin mengalahkan Sudirman Said-Ida Fauziah di quick count berbagai lembaga survei.

Apa kata PDIP soal kekalahan di sejumlah Pilkada 2018 ini?

“Kita juga masih tunggu hasil pilkada di tingkat kabupaten dan kota yang juga masih berlangsung. Memang dari hasil pilkada, di samping memenangkan pilkada itu sendiri, PDI Perjuangan melihat pilkada sebagai instrumen konsolidasi partai. Buat partai, ini tidak sangat mengecewakan,” kata Ketua DPP Andreas Hugo Pareira kepada detikcom, Rabu

Berikan Komentarmu